Home - Photo - Blogger

Subscribe: Posts Subscribe to Revolution ChurchComments

Cari Lowongan Lain:

Showing posts with label Tips dan Trik Melamar Kerja. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Trik Melamar Kerja. Show all posts

Wednesday, November 5, 2014

Baru Lulus & Mau Cari Kerja? Intip Dulu Tips Jitu dari LinkedIn

0 comments

Apakah Anda merasa sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan nilai terbaik di bangku sekolah maupun kuliah, namun belum juga mendapatkan pekerjaan yang diinginkan? Atau, Anda sudah bekerja di suatu perusahaan tetapi mengalami stres karena merasa tidak cocok dengan pekerjaan Anda sekarang?

Tenang! Jangan berputus asa. Ada cara-cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Penting untuk diketahui bahwa untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda, hanya bermodalkan hard skill saja tidaklah cukup.

Meskipun hard skill penting, namun mengembangkan soft skill dan memiliki kepribadian yang tepat juga sama pentingnya. Dengan mengkombinasikan ketiga hal tersebut, Anda akan memperbesar kesempatan dalam meraih pekerjaan yang Anda impikan selama ini.

Dari pernyataan di atas, sering kali terlontar pertanyaan. "Jika ketiga hal tersebut memiliki andil yang sama besar dalam usaha meraih pekerjaan impian, lalu soft skill dan ciri-ciri kepribadian seperti apa saja yang dicari oleh para perekrut?"

Untuk menjawab hal tersebut, LinkedIn bertanya kepada 1.400 manager perekrutan dari perusahaan-perusahaan yang termasuk dalam daftar Fortune 500.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui soft skill dan ciri-ciri kepribadian seperti apa yang dianggap penting dan bernilai bagi para perekrut, ketika mereka mempekerjakan profesional muda, dari yang belum memiliki pengalaman kerja hingga yang sudah memiliki pengalaman kerja selama 3 tahun.

Hasilnya, LinkedIn berhasil mengungkap bahwa memang benar ada beberapa soft skill dan ciri-ciri kepribadian yang bisa membawa Anda menuju tahap selanjutnya dalam proses perekrutan. Inilah hasil analisisnya:

Soft Skill

Menurut para perekrut, mampu menemukan serta menciptakan solusi, ketika dihadapkan pada suatu permasalahan' dan 'mampu mempelajari konsep baru dengan cepat’ adalah kemampuan yang penting untuk dimiliki para profesional muda. Berikut di bawah ini adalah peringkat dari sembilan soft skill yang menurut perekrut penting untuk dimiliki oleh para profesional muda:

Ciri-ciri Kepribadian

Hasil survei menunjukan bahwa sebagian besar dari para manajer perekrutan mencari kandidat-kandidat yang mampu berkolaborasi dengan anggota di dalam satu tim maupun di luar tim, memiliki etos kerja yang baik, yang terus berkembang dari waktu ke waktu, dan memiliki sikap yang positif dan mampu menunjukan sikap yang optimistis.

Ketiga ciri kepribadian ini dianggap lebih penting dari ciri-ciri kepribadian lainnya, seperti menunjukan antusiasme yang tinggi ketika bekerja secara individu maupun di dalam tim, terorganisir, tidak mudah menyerah, hingga menunjukkan kemampuan dalam memimpin.

Hal ini bukan berarti bahwa ciri-ciri kepribadian lainnya tidak perlu ditonjolkan ketika interview, namun memiliki etos kerja yang baik dan sikap yang positif lebih penting dari ciri-ciri kepribadian lainnya. Berikut adalah daftar selengkapnya:

Perlu diingat bahwa, tentu saja, setiap bidang pekerjaan memiliki kebutuhan soft skill dan ciri-ciri kepribadian yang berbeda-beda. Seperti contoh:

• Bidang Penjualan: Membutuhkan profesional yang memiliki kemampuan komunikasi verbal baik, dan mampu menunjukan antusiasme yang tinggi ketika bekerja secara individu maupun di dalam tim.
• Bidang Pemasaran/PR: Membutuhkan profesional yang mampu berpikir secara kreatif, mampu menunjukan antusiasme yang tinggi ketika bekerja secara individu maupun di dalam tim, dan memiliki kemampuan menulis yang baik.
• Bidang Konsultasi: Membutuhkan profesional yang memiliki kemampuan analitik dan menulis yang baik, dan memiliki kemampuan menulis yang baik.

Selain mengembangkan soft skill dan ciri-ciri pribadi, hal lainnya yang juga dapat Anda lakukan untuk mengembangkan karier adalah meningkatkan profil profesional Anda serta memperluas jaringan profesional. Dengan menggunakan LinkedIn, Anda akan mampu melakukan kedua hal tersebut. Inilah cara-caranya:

Gali Wawasan dari Para Profesional

Untuk menjadi lebih baik dalam pekerjaan ataupun untuk mengetahui bagaimana kiat seorang seorang figur profesional bisa mencapai posisinya saat ini, galilah wawasan dari jutaan diskusi yang terjadi di LinkedIn setiap harinya.

Tidak hanya menggali wawasan dari diskusi saja, Anda juga dapat menggali wawasan dari para profesional terkemuka di dunia. Misalnya seperti Richard Branson, Bill Gates, dan bahkan Barack Obama -- yang membagikan pemikiran mereka di LinkedIn, dan Anda hanya perlu menekan tombol 'ikuti'.

Bacalah artikel-artikel profesional terkemuka untuk mendapatkan wawasan dan inspirasi. Berikut adalah peringkat dari para profesional terkemuka yang paling banyak diikuti oleh anggota LinkedIn yang berasal dari Indonesia:

Dapatkan Informasi Terbaru

Bermimpi untuk bisa bekerja di suatu perusahaan tertentu? Alangkah baiknya jika Anda mendapatkan informasi terbaru tentang perusahaan tersebut secara berkala; mulai dari informasi perusahaan, kesempatan kerja, hingga produk dan layanan yang mereka tawarkan.

Saat ini dengan menggunakan LinkedIn, kita dapat dengan lebih mudah mencari, mengikuti, dan terhubung ke perusahaan-perusahaan yang Anda inginkan. Bahkan, walaupun menggunakan perangkat mobile, Anda tetap dapat terhubung kapanpun dan dimanapun, melalui aplikasi LinkedIn untuk iPhone, Android, dan iPad.

Berikut adalah lima perusahaan yang paling banyak diikuti oleh profesional di Indonesia:

Untuk bisa unggul dalam persaingan mencari kerja pada saat ini, jadilah pencari kerja yang pintar dan tidak hanya mengandalkan kemampuan akademis.

Hard skill memang penting, namun perlu diketahui bahwa orang-orang yang mampu meningkatkan karier mereka adalah mereka yang bisa menawarkan sesuatu hal yang lebih dalam pekerjaan mereka, mulai dari mampu memecahkan masalah, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memiliki jaringan profesional yang luas, hingga mampu menyediakan wawasan-wawasan yang dibutuhkan perusahaan.

Atribut-atribut seperti ini akan bisa meningkatkan kesempatan Anda meraih pekerjaan yang Anda impikan selama ini, dan dengan memanfaatkan LinkedIn secara optimal, Anda dapat memastikan bahwa Anda mampu mengembangkan profil profesional Anda agar tetap unggul dalam persaingan mencari kerja.

Sumber: inet.detik.com

»» read more

Saturday, September 8, 2012

Template dan Contoh CV (Curriculum Vitae)

0 comments

Curriculum Vitae (CV) atau dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan istilah Daftar Riwayat Hidup adalah salah satu surat yang harus disertakan oleh para pelamar kerja yang sedang mengajukan ppermohonan/lamaran kerja kepada sebuah institusi atau pemberi kerja yang sedang mencari calon pegawai. Umumnya CV itu berisi data identitas diri, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, pengalaman yang dimiliki, keahlian yang dimiliki dan data penting lainnya yang mungkin akan memberikan nilai tambah bagi si pelamar kerja yang akan membuat pihak yang membuka lowongan akan tertarik untuk merekrut pelamar tersebut sebagai karyawannya.

Sebenarnya tidak ada bentuk standarnya. Justru calon pelamar harus dapat membuat CV -nya dengan semenarik dan seunik mungkin sehingga akan memiliki peluang untuk dibaca dengan lebih teliti oleh orang yang akan menyaring dan menentukan pelamar mana yang akan diterima untuk bekerja. Dengan demikian maka ada peluang bagi pelamar yang bersangkutan untuk mengalahkan pesaing lainnya.

Banyak dari para pelamar yang bingung ketika harus membuat Surat Lamaran Kerja dan CV. Mereka bingung bagaimana bentuk baku dari Surat Lamaran dan CV tersebut. Bahkan salah satu keyword pencarian di internet yang cukup banyak diketik oleh pengguna internet adalah pencarian Surat Lamaran Kerja dan contoh CV.

Sekali lagi penulis tegaskan di sini, bahwa tidak ada bentuk baku dari Surat Lamaran Kerja dan CV. Untuk CV, pada intinya berisi:
  1. nama
  2. tempat, tanggal lahir
  3. alamat
  4. nomor telepon atau HP yang dapat dihubungi
  5. alamat email yang dapat dihubungi
  6. daftar riwayat pendidikan
  7. daftar riwayat pekerjaan
  8. daftar riwayat pengalaman (jika ada)
  9. keahlian/kemampuan
  10. serta data lainnya yang dirasakan perlu untuk dicantumkan untuk menambah daya tawar dari pelamar kerja tersebut untuk mengalahkan pesaing lainnya.

Berikut penulis sajikan salah satu bentuk/contoh CV:

- Contoh CV dalam Bahasa Inggris

»» read more

Tuesday, August 31, 2010

Pakaian Ketat Bikin Wawancara Kerja Gagal

0 comments

Saat menghadiri wawancara kerja, Anda pasti ingin memperlihatkan sisi diri Anda yang terbaik. Salah satunya, dengan memilih busana yang baik dan mewakili diri Anda. Namun, karena begitu terpaku pada penampilan, orang justru memilih pakaian yang salah. Tidak heran, wawancara pun jadi berantakan karena citra diri Anda yang disalahpersepsikan.

Survei yang dilakukan TK Maxx, sebuah toko pakaian di Inggris, mendapati bahwa pakaian ketat atau atasan yang menampakkan belahan dada akan cepat sekali mempengaruhi penilaian pewawancara dan menutup peluang Anda untuk diterima bekerja. Pilihan pakaian lain yang sebaiknya tidak dikenakan adalah atasan putih dengan bra warna hitam di baliknya.

Sementara itu, meskipun model pakaian pria umumnya "begitu-begitu saja", tetapi pakaian yang kusut, celana panjang berpinggang tinggi, atau dasi yang lucu, juga akan mengacaukan wawancara.

Dalam survei yang melibatkan 2.000 karyawan ini juga terlihat, sepertiga dari atasan akan membuat keputusan dalam 90 detik pertama wawancara berlangsung. Oleh karena itu, manajer rekrutmen Kieran How, dari firma perekrutan tenaga kerja Eden Brown, mengatakan lebih baik Anda memilih pakaian yang aman saja.

"Anda perlu memberikan kesan pertama yang baik dengan mengenakan pakaian yang tepat. Jika tidak, Anda akan mengacaukan peluang Anda, bahkan sebelum Anda membuka mulut," katanya. "Pewawancara mungkin saja senang melihat perempuan cantik memakai atasan ketat yang menampakkan belahan dada, tapi Anda tidak akan tahu apa keputusannya."

Pakaian yang aman, menurutnya, adalah pakaian yang disetrika rapi, pas di badan, dalam warna-warna netral. Pria sebaiknya bercukur dulu, dan memperhatikan penampilannya secara keseluruhan. Sebanyak 81 persen pewawancara mengatakan setelan rapi menunjukkan bahwa pelamar tersebut sangat tertib dan efisien. Pakaian dengan warna terang dan trendi sebaiknya tidak dikenakan, terbukti tujuh dari 10 pewawancara mengatakan tidak menghargai pelamar yang kelewat fashionable.

Pendek kata, wawancara kerja bukan tempat yang tepat untuk menjajal pakaian yang heboh, atau yang menunjukkan bagian tubuh Anda yang harusnya tersembunyi.

Sumber: kompas.com

»» read more

 

Info Lebih Lanjut, Dapatkan Di Sini